main31 main2 main23
Company News
General News
Issuer News
Capital Market News
IDX Announcement
IHSG menguat di tengah penjualan bersih asing
01-11-2017 16:30 (investasi.kontan.co.id)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan hari sebelumnya. Rabu (1/11), IHSG menguat 32,36 poin atau 0,54% ke level 6.038,15.

Kenaikan IHSG ini ditopang oleh transaksi yang tebal. Volume transaksi bursa mencapai 8,82 miliar saham dengan nilai trasaksi Rp 9,16 triliun. Sebanyak 163 saham menguat, 182 saham melemah, dan 117 saham bergerak mendatar.

Enam sektor mendukung kenaikan indeks. Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor pertambangan yang menguat 2,17%, sektor keuangan 1,22%, dan sektor perdagangan 1,16%. Sektor aneka industri menguat 0,83%. Sektor barang konsumer naik 0,51%, dan sektor manufaktur menanjak 0,22%.

Sedangkan empat sektor yang melemah adalah sektor industri dasar 1,07%, sektor infrastruktur 0,87%, sektor konstruksi 0,45%, dan sektor perkebunan 0,01%.

Top gainers pada indeks LQ45 pada pertengahan pekan ini dipimpin oleh saham PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) yang melonjak 11,63%, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 10,08%, dan PT Adaro Energy Tbk (ADRO) dengan kenaikan 4,66%.

Sedangkan top losers pada indeks saham-saham likuid adalah saham PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) yang turun 3,67%, PT Hanson International Tbk (MYRX) 2,54%, dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) 2,35%.

Indeks masih melonjak tinggi meski investor asing mencetak penjualan bersih. Net sell asing di pasar reguler mencapai Rp 365,77 miliar. Sedangkan penjualan bersih di seluruh pasar mencapai Rp 1,12 triliun.

Penjualan bersih asing terbesar adalah saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 639,9 miliar, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) Rp 602,8 miliar, dan PT Astra International Tbk (ASII) Rp 126,9 miliar.

Sedangkan asing terlihat mengakumulasi pembelian bersih saham-saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 184,9 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 161,6 miliar, dan LPPF Rp 41,7 miliar.